14 Juli 2024

Marketplus.id – Media sosial kerap dimanfaatkan untuk keperluan mempromosikan produk. Sehingga individu harus lebih dulu mencari tahu target usaha siapa, kalangan umur, jenis kelamin, pekerjaan, dan lain sebagainya.

“Mengapa kita harus tahu demografi dari konsumen kita. Ini berkaitan dengan media sosial kita,” kata Pandu Digital Indonesia dan Business Coach, Ismita Putri saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (29/9/2022).

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Dia mencontohkan bisnis di bidang jasa dan yang disasar adalah perusahan. Sehingga umur target konsumen di atas 30 tahun. Media sosial yang digunakan Instagram, tapi hanya sekadar untuk menunjukkan portofolio, sementara keperluan marketing lebih memakai Google Profil Business.

Penerapan berbeda terhadap bisnis kuliner. Konsumen akan lebih suka melihat visual. Sehingga Instagram bisa dikedepankan untuk keperluan marketing.

“Untuk menggunakan media sosial, kita harus tahu dulu segmenting, targeting, positioning produk kita di mana. Baru kita bisa sesuaikan dengan media sosial jika memang sudah tepat,” kata Ismita.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Pandu Digital Indonesia dan Business Coach, Ismita Putri. Kemudian IGTIK PGRI, Fajar Tri Laksono, M.Pd, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL) dan Presenter, Indy Barends.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *