2 Juli 2025
Screen Shot 2021-07-05 at 18.13.18

Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Probolinggo, (5/7).

Acara dipimpin oleh Moderator, Lilies Rolina S.sos,MM, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Juda Mangitung, Radfan Faisal, Rachel Octavia, Elly Nurul, dan Anelies Praramadhani.

Dengan jumlah 483 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Juda Mangitung adalah “Pengalaman saya dalam menggunakan aplikasi-aplikasi seperti shopepay, gojek, grab, dan lain-lain. Sebelum kita ,menggunakannya kebijakan dari pihak aplikasi untuk daftar dahulu, nah dalam daftar itu tentunya membutuhkan data-data pribadi kita, pertanyaanya bagaimana agar data-data kita agar tetap aman dan tidak terkena kejahatan jejak digital, karena apabila kita tidak memasukan data pribadi maka tidak bisa menggunakan aplikasinya, itu sungguh mengkuatirkan?”.

Dan pada saat itu Juda langsung memberikan jawaban, “Sekali lagi, ini semua harus menjadi filter kita masing-masing, jika informasi yang kita bagikan sudah cukup, maka tidak perlu untuk memberikan terlalu banyak data yang bisa mengarahkan kita pada pencurian data”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *