Marketplus.id — Industri gim Indonesia memasuki babak baru. Nintendo memastikan dua konsol permainan videonya, Nintendo Switch dan generasi terbaru Nintendo Switch 2, akan resmi dipasarkan di Indonesia mulai Desember 2026 mendatang.
Kehadiran tersebut menandai langkah penting bagi Nintendo untuk memperluas jangkauan bisnisnya di salah satu pasar gim terbesar di Asia Tenggara.
Untuk pasar Indonesia, distribusi dan penjualan kedua konsol tersebut akan berada di bawah arahan Nintendo Singapore Pte. Ltd. bersama PT Nusantara Interactive Niaga, perusahaan di bawah Salim Group yang ditunjuk sebagai mitra resmi Nintendo Co., Ltd. di Indonesia.
Pengumuman itu disampaikan Nintendo Singapore bersama Nintendo Co., Ltd. di Jakarta pada Selasa (11/8/2026). Informasi tersebut sekaligus menjawab penantian panjang para penggemar Nintendo di Indonesia yang selama ini banyak mengandalkan produk impor atau distribusi tidak langsung.
Boyong Dua Generasi Konsol Sekaligus
Nintendo tidak hanya membawa konsol terbarunya. Pada Desember mendatang, Nintendo Switch generasi pertama juga akan dipasarkan secara resmi bersamaan dengan Nintendo Switch 2.
Nintendo Switch 2 merupakan penerus Nintendo Switch yang mempertahankan konsep konsol hibrida. Konsol ini dapat digunakan sebagai perangkat genggam, dimainkan dalam mode tabletop, ataupun dihubungkan ke televisi melalui dock.
Nintendo juga memperkenalkan Joy-Con 2 dengan sejumlah kemampuan baru, termasuk koneksi magnetis dan fungsi kendali seperti mouse pada gim yang kompatibel.
Untuk Switch 2, sejumlah gim unggulan yang disiapkan untuk pasar Indonesia antara lain Mario Kart World, The Legend of Zelda: Breath of the Wild – Nintendo Switch 2 Edition, Nintendo Switch Sports Resort, Pokémon Pokopia, serta Pokémon Legends: Z-A – Nintendo Switch 2 Edition.
Sementara itu, Nintendo Switch akan hadir dengan judul The Legend of Zelda: Breath of the Wild dan Pokémon Legends: Z-A.
Nintendo juga menyatakan berbagai judul gim lainnya direncanakan hadir bersamaan dengan peluncuran kedua sistem tersebut.
Kehadiran resmi di Indonesia juga berlangsung ketika Nintendo tengah memperluas katalog gim untuk Switch 2. Sejumlah pengembang dan penerbit pihak ketiga turut menyiapkan gim untuk platform tersebut sepanjang 2026.
Masuknya Nintendo secara resmi juga memperlihatkan semakin besarnya perhatian industri gim global terhadap Indonesia.
Pasar Indonesia memiliki basis pemain gim yang besar dan terus berkembang, didukung oleh penetrasi internet, penggunaan perangkat digital, serta pertumbuhan komunitas gim dan konten kreator.
Nintendo belum mengumumkan harga jual kedua konsol tersebut untuk pasar Indonesia. Karena itu, konsumen masih perlu menunggu informasi resmi sebelum membandingkan harga produk resmi dengan unit yang selama ini beredar melalui jalur impor.
Informasi mengenai produk dan perkembangan peluncuran selanjutnya akan disampaikan melalui situs resmi Nintendo Indonesia.