Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Lamongan, (3/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nabil Arijala Survito A, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Dendys Darmawan, Kang Opik, Siti Kholisoh dan key opinion leader (KOL) Bagoes Kresnawan.

Dengan jumlah 678 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Dendys Darmawan adalah bagaimana kita mengenali batasan diri kita sendiri ketika kita mempost sesuatu di sosial media? Contoh kita memposting kegiatan sehari-hari yg menurut kita sendiri ini baik tapi terkadang pandangan orang ini tidak baik. Bagaimana kita menyikapi perbedaan ini?”

Dendys Darmawan mengatakan, “Kita sebagai manusia bisa merasakan apakah hal ini sudah pas untuk kita share, lalu posisikan diri kita menjadi posisi orang lain agar bisa merasakan apa yang orang lain rasakan. Lalu sebelum memposting sesuatu ketikkan bahan yang ingin diposting di wadah lain terlebih dahulu agar bisa dikoreksi apakah sudah pantas atau belum.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.