Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Jombang, (13/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Retno Aulia Vinarti, S.Kom, M.Kom, Ph.D., Lintang Ratri Rahmiaji, Moch. Sajoang, Oktora Irahadi dan key opinion leader Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Yuk Cegah Cyberbullying dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1442 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Moch. Sajoang adalah pertanyaan Mengenai Berita Hoax, kadangkala kita tidak bisa menghindari berita hoax yang berasal dari keluarga sendiri, misalnya dari Grup WA keluarga, bahkan dari orang tua kita. Bagaimana cara kita mengedukasi orang tua kita untuk menghindari berita hoax, soalnya sulit sekali kita mengedukasi keluarga terutama anggota keluarga tertua karena kita dianggap anak muda dan masih kecil?

Moch. Sajoang menuturkan, “Saran saya adalah satu kita pake Bahasa yang benar jadi kalo pake Bahasa yang benar insyallah tidak akan membuat orang arah yang kedua adalah jangan terkesan menggurui kepada orangtua dan yang ketiga berikan bukti bahwa berita yang disebarkan adalah berita hoax”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.25 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.