Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (28/8).

Acara dipimpin oleh Moderator Vio Annisa dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Febby Candra Pratama, S.E., M.M., Firdaus Rahman, A.Md.A., Ulil Albab, Pradipta Nugrahanto, dan Alrido Pradanar,SH (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Keterampilan Digital Untuk Masa Depan Yang Cerah dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 796 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Febby Candra Pratama,  adalah Bagaimana apabila kita sebagai masyarakat ingin mengetahui pemberitaan terbaru melalui platform pemerintah namun terkadang platform pemerintah tidak cepat update nya dibandingkan dengan akun di Instagram contoh : ussfeeds, folkactive. Jadi apakah dengan melihat info” di Instagram tersebut menjadi salah satu alternatif untuk mengetahui pemberitaan baru secara akurat tanpa harus melihat situs pemerintahan?

Menurut Febby Candra Pratama, yang bisa kita lakukan yaitu dengan  melakukan validasi ketika informasi masuk (data) diterima dan berubah menjadi informasi, knowledge (benar atau tidak dengan memfilter, bandingkan dengan informasi lain), wisdom (mengaktifkan atau menyebarkan informasi kepada keluarga, teman) jangan langsung menggiring opini tanpa tahu kebenarannya.

“Saat kita mendapakan informasi, sebisa mungkin coba kritik kerjanya, karyanya jangan personalnya. Dan jangan lupa memberikan juga solusinya,” ujarnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.