Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (14/9).

Acara dipimpin oleh Moderator Salma Nafi’ aturrofi’ah., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nur Aini Rakhmawati, PhD., Andang Subaharianto., Dr. Desi Rahmawati, M.Pd., Tio Utomo., dan Rizky Ardi Nugroho.

Dengan jumlah 779 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Tio Utomo, adalah, dengan adanya jejak digital ini apakah berpengaruh kepada kita pada saat akan melamar kerja? bagaimana jika ternyata HRD tersebut melihat postingan kita dulu yang dianggap postingan itu tidak sopan, apakah HRD bisa merubah pikiran yang awalnya mau menerima kita tetapi ternyata setelah melihat postingan tidak jadi menerima? lalu bagaimana cara kita mengedukasi orang terdekat seperti adek agar bijak dalam memposting karena mengingat jejak digital tidak bisa dihapus yang takutnya berdampak dengan karir dimasa depan.

Tio Utomo menjawab, “Bisa kita ngobrol dari awal dengan HR, mengkomunikasikan kelakuan kita di masa lalu, sehingga dia tidak expect yang terlalu berbeda. Jujur dari awal. Anak di bawah umur akan mengikuti kita, kita memang tidak bisa atur 24/7, kita harus mencontohkan. Yang muda pasti look up ke yang lebih tua”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.