Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Probolinggo, (18/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Patricia Oxanna, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Dr.Ir.Pawana Nur Indah.MSi., Stebby Julionatan, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M., Pradipta Nugrahanto dan Erbe Sentanu

Dengan jumlah 448 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rovien Aryunia adalah  Bagaimana cara menumbuhkan sikap etika digital terhadap masyarakat? terlebih agar bonus demografi nantinya yang kita miliki berkualitas dalam ber sosial media sosial. Jika berbicara untuk siswa/anak bagaimana cara mengedukasi para siswa agar memiliki etika beriternet di era digital saat ini?

Rovien Aryunia memaparkan, “Pertama, orang tua harus memegang peranan penting dalam memastikan aktivitas sang anak di dunia digital. Kedua, peran pendidik atau guru untuk mendampingi peserta didik. Ketiga, pemerintah, di mana saat ini sudah sangat luar biasa untuk memberikan program literasi digital. Keempat, masyarakat sendiri harus berperan aktif dengan memulai dari diri kita sendiri.  Bayangkanlah sebuah ruang digital yang saling peduli dan beretika serta membangun perekonomian maka akan semakin indah. Oleh karena itu, semakin banyak literasi digital maka akan semakin menyenangkan.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.