Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Pasuruan, (21/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Salma Nafi’aturrofiah, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Muhammad Alvin Al Huda, Bawinda Lestari, Ulil Albab, Andy Ardian dan Joe Adimara.

Dengan jumlah 752 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Andy Ardian adalah  bagaimana caranya kita tetap menjaga data privasi kita padahal saat ini semua akses di sosial media menggunakan data data umum dan tidak jarang yang menggunakan data data spesifik kita? dan tidak jarang kalau kita tidak memberi akses atau tidak mengisi data spesifik kita tidak bisa menggunakan aplikasi tersebut.

Andy Ardian menerangkan, “Kita tahu data diminta untuk pertanggungjawaban, bahwa orang yang pake akun ini real. Tapi sebenarnya banyak yang memalsukan, memang ingin menyembunyikan id pribadi. Kepentingan negatif, tapi tidak ingin data published juga. Kalau kita butuh banget, misal untuk aplikasi kesehatan, asuransi, memang butuh verifikasi, tentu akun-akun digital bisa kita percaya, kalau kita mau masukin data tanya dulu bisa dipercaya gak aplikasinya? Direkom oleh pihak yang bekerjasama. Kita jangan bagi yang membahayakan, contoh password, kalau sudah diserahkan ke aplikasi, maka itu jd tanggunjawab aplikasi”.

Andy juga menambahkan, Pemerintah menggodok UU data privasi, agar tidak semua orang bisa minta data kita begitu saja. Coontoh saya waktu tes swab antigen, diiminta kirim fotocopy KTP padahal sudah cantumkan NIK, membuat kita tidak nyaman padahal tidak perlu.

“Tips kominfo kasih watermark, agar kalau misal bocor, kita tau dari mana bocornya,” imbuhnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

 

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

 

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.