Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Pacitan, (29/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Iman Dwihartanto,CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ronny Wahyono, Munif Chatib, M. Alvin Nur Choironi, Tio Utomo dan Insan Nur Akbar (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Ciptakan Peluang Melalui Literasi Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 142 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber   Ronny Wahyono adalah Dunia digital sangatlah berperan penting di era millenial seperti ini, segala sesuatu bisa dilakukan melalui dunia digital. Apakah hal tersebut berpengaruh dalam kehidupan nyata? Mengingat saat ini banyak orang di luar sana masih banyak orang yang membutuhkan pekerjaan, namun di satu sisi sudah tergantikan di dunia digital?

Ronny Wahyono menerangkan, “Sebagaimana manusia kita harus bisa memanfaatkan teknologi digital. Kita berkreasi dan berkarya dengan basis teknologi digital. Kita harus beradaptasi, kreatif dan inovatif. Contoh: Nokia yang bersikeras dengan simbian yang tergerus kehadiran android dan ios. Bluebird juga kembangkan layanannya dengan gunakan online. Angkot juga harus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen, misalnya kebersihan, kenyamanan penumpang. Sopir juga harus sopan, tidak ugal-ugalan”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.