Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (5/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Diyah Wahyuningtyas, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Khusnul Khuroti Ramdannisa, Moch. Sajoang, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M., Akhmad Firmannamal, Ph.D. dan Anindito Wisnu Sampurno.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Pentingnya Literasi Digital” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1072 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Akhmad Firmannamal, Ph.D. adalah banyaknya modus penipuan lewat telpon dan juga chat sangat meresahkan, terutama pada orang tua atau anak-anak yang mudah tertipu adanya hal tersebut, Bagaimana agar nomor hp kita tidak di telpon atau di chat oleh pemodus penipuan tersebut?

Akhmad Firmannamal menuturkan, “Pertanyaan ini juga dialami oleh pengguna telekomunikasi yang lain. Caranya, jangan sembarangan memberi nomor telepon kita atau jangan sembarangan submit nomor hp di website. Lalu, jangan posting nomor telepon kita di media sosial karena kita tidak bisa memastikan niat pengguna lain ketika nomor kita terpampang di medsos”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.