15 Juni 2024

Marketplus.id – Banyak yang tidak menyadari bahwa ketika kita memiliki gawai dan internet kita semuanya sudah mau punya asisten pribadi. Yakni Google asisten yang siap membantu kita bahkan dalam urusan pembelajaran. Selain itu untuk pembelajaran juga ada Google Lens yang belum banyak diketahui para siswa, guru maupun orang tua.

Padahal Google Lens ini dapat membantu orang tua dalam mengarahkan saat anak belajar di rumah. Membuat anak menjadi lebih produktif dengan gawainya.

Praktisi Pendidikan, Sukanda yang juga Leader Google Educator Group Garut menjelaskan, Google Assistant adalah asisten virtual yang didukung oleh kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Google. Tersedia di perangkat seluler dan perangkat rumah. Tidak seperti Google Now, Google Asisten dapat terlibat dalam percakapan dua arah. Setiap kita membeli Android itu sebenarnya sudah ada Google asisten.

Google ini lebih banyak untuk mengarahkan jalan atau bertanya sebuah tempat. Google juga bisa kita minta untuk memasang alarm atau juga Google dapat membantu untuk kita mengerjakan sesuatu. Tutorial cara membuat, menggunakan dan tentu untuk mencari sesuatu.

“Dengan itu semua hanya cukup mengucapkan saja dengan mengusap lebih lama tombol tengah dalam ponsel pintar Android atau disesuaikan dengan perangkatnya,” ungkapnya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (11/10/2021) siang.

Selain untuk kehidupan sehari-hari dalam pembelajaran harusnya orang tua sudah tidak lagi ribut dengan anak karena urusan sekolah. Manfaatkan Google ini dengan semaksimal mungkin.

Sedangkan Google Lens adalah teknologi pengenalan gambar yang dikembangkan oleh Google. Dirancang untuk memunculkan informasi terkait dengan objek yang diidentifikasi menggunakan analisis visual berdasarkan jaringan saraf. Contoh soalnya kita tidak mengetahui nama bunga mudah saja kita hanya perlu untuk mencari menggunakan foto bunga tersebut. Nanti Google Lens akan menyesuaikan bunga yang dimaksud nanti akan dijelaskan.

Google Lens juga bisa untuk menterjemahkan teks misalnya kita di bandara ada teks yang tidak kita mengerti. kemukakan terjemahkan teks secara real-time, bahasa Indonesia akan tampil di di layar. “Untuk mengenal barang orang lain, kita bisa mengetahui merek, spesifikasi hingga harga dengan langsung memindai barang tersebut. Link terkadang langsung masuk ke toko online yang kita dapat langsung beli,” ungkapnya.

Kecanggihan lainnya yang dapat dilakukan Google Lens adalah menyalin dan menempel teks ke komputer salin teks cetak atau tulisan tangan dengan lens lalu kirim ke browser chrome lain yang telah login dengan satu ketukan.

Ini bisa dilakukan ketika mereka diminta untuk merangkum sebuah buku mereka bisa salin dulu bahan-bahan materi yang akan mereka rangkum. Lalu dipindahkan ke perangkat mereka dan kemudian dapat langsung dirangkum.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (11/10/2021) siang, juga menghadirkan pembicara, Dewi Tresnawati (Relawan TIK Jawa Barat), Chairi Ibrahim (TMP Event), Virginia Aurelia (divetolive.id), dan Clarissa Darwin sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *