Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (12/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Salma Nafi’ aturrofi’ah, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nur Aini Rakhmawati, PhD., Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P., M.I.Pol., Aulia Siska, S.Sos., Tio Utomo, dan Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah  “Literasi Digital Tanpa Pandang Bulu” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 718 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Aulia Siska, S.Sos. adalah “Di  era Digital ini bisa dikatakan banyak perubahan etika.   Dulu kita selalu hormat kepada orang-orang yang lebih tua seperti bapak ibu guru orang yg di atas kita umurnya, orang-orang yang pantas kita hormati.  Tetapi setelah terjadi dunia Digitalisasi yang mana di  medsos atau aplikasi online menyajikan konten   konten yang  negatif juga yang tidak baik. Bagaimana cara mempertahankan juga mengembalikan etika Anak anak kita berprilaku sesuai norma-norma, sopan santun yang selama ini sudah  baik ?”

Aulia Siska mengatakan, “Ayo kita yang mulai dari diri kita sendiri, mengubah filter bubble kita. Kita bisa karena terbiasa. Mari mulai mengawali kegiatan produksi konten dengan mengedepankan etika. Jika konten berkualitas membanjiri ruang digital, maka konten negatif akan tergeser. Untuk mengatasi konten tidak pantas, report saja, agar ditindak oleh platformnya. Mari bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan nyaman. Closing statement hari ini adalah hasil dari ilmu adalah tindakan, bukan skedar pengetahuan. Buktikan bahwa acara hari ini bisa memberi ilmu bermanfaat dengan cara berperilaku sopan dan beradab di medsos agar ruang digital kita sehat, aman, dan nyaman.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.