Marketplus.id – Generasi muda pada kenyataannya terbagi menjadi dua golongan: generasi Y atau yang biasa kita kenal dengan istilah generasi milenial dan golongan baru bernama generasi Z. Generasi milenial adalah kelompok manusia yang lahir pada periode tahun 1980-1997, sedangkan generasi Z adalah generasi yang lahir di atas 1997.

Generasi Z diklaim sebagai generasi yang selalu berusaha mengikuti tren terbaru. Mereka cenderung cinta kebebasan, suka mencoba pengalaman baru, doyan liburan, antusias bergabung dengan komunitas dan senang tampil di depan publik.

Jonathan Adi Prabowo, CEO Good Craft Indonesia, menjelaskan, saat ini di Indonesia konten yang berhubungan erat dengan ketertarikan generasi Z begitu dikit. “Karena kami lihat, generasi Z ini dalam 5-10 tahun mendatang akan menjadi generasi penerus bangsa, tak menutup kemungkinan beberapa di antaranya menjadi pemimpin negara ini di masa mendatang,” ujar Jonathan, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (28/10/2021).

Berikut konten-konten kekinian yang diklaim sangat digemari generasi Z, seperti:

  1. Geeky

Berisi konten seputar kebudayaan pop yang paling dicari anak muda, seperti konten film, superhero, komik, gim, anime, serta teknologi dan sains.

2. Chillax

Konten tentang gaya hidup generasi Z, seperti asmara, pengetahuan dunia, buku, travel, musik, kuliner, kesehatan, edukasi, bahkan pekerjaan.

3. Icon

Informasi seputar sosok-sosok ternama yang menjadi sorotan, seperti selebritas, figur publik, dan tokoh yang menginspirasi.

4. Turbo

Informasi yang berhubungan dengan dunia otomotif, membahas seputar kendaraan hingga modifikasi aksesori otomotif yang digemari anak muda.

5. Style

Informasi soal gaya hidup, fashion, aksesori, sepatu, dan masih banyak lagi yang bisa digunakan generasi Z.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (28/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Muhammad Alvin Al Huda (CEO CV. Huni Raya Group), Nur Lina Safitri (Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPPM ITSNU Pasuruan), Jatmiko Fitri Hamzah (Ketua RTIK Magetan), dan Sukma Ningrum (Content Creator) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.