Marketplus.id – Mengawasi anak-anak saat bunda berada di rumah menjadi hal yang merepotkan, apalagi ketika dalam situasi Work From Home (WFH) dan ikut gerakan #DirumahAja. Tentunya untuk urusan penting seperti berbelanja bahan makanan atau kebutuhan pribadi, akan lebih mudah jika dilakukan secara online atau Online Shopping.

Hal itu diungkapkan, Gian Depa Hermawan, PMT & Business Development at PT. Shafindo Energi, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 untuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (01/11/2021).

Ia menambahkan, belanja online memiliki banyak keuntungan dibandingkan harus mengunjungi toko atau pusat perbelanjaan secara langsung.

Berikut beberapa manfaat dalam berbelanja online, seperti:

  • Banyak Pilihan Barang

Banyak pilihan-pilihan barang yang anda dapat lihat saat berbelanja online. Tidak perlu lagi harus panic buying karena bisa melihat ketersediaan stok barang yang ada.

  • Mudah Membandingkan Harga

Saat berbelanja secara online dapat dengan mudah membandingkan harga. Karena biasanya setiap toko online atau marketplace online menawarkan harga barang yang berbeda-beda, sehingga dapat memilih barang dengan kualitas bagus dengan harga yang terjangkau.

  • Pilihan untuk Pengembalian Barang

Beberapa toko online mempunyai layanan untuk pengembalian barang yang tidak sesuai, sehingga tidak perlu khawatir jika bahan makanan yang dikirimkan sudah lewat kedaluwarsa atau pakaian yang dibeli tidak muat.

  • Waktu Berbelanja yang Lebih Efisien

Saat sedang repot-repotnya berada di rumah, berbelanja secara online menawarkan waktu berbelanja yang efisien dan juga cepat. Pilihan-pilihan toko hanya perlu bunda geser di dalam genggaman tangan sehingga tidak ada lagi waktu yang terbuang untuk mengunjungi toko yang satu ke toko lainnya.

  • Banyak Diskon

Berbelanja secara online menawarkan keuntungan lain, yaitu sering mendapatkan diskon besar. Saat ini banyak marketplace online yang memberikan diskon #DirumahAja dan tentunya bisa digunakan untuk membeli keperluan bulanan dengan harga miring.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (01/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Septi Fahmi Choirisa (Lecturer & Intership Cordinator at Universitas Multimedia Nusantara), Ayrton Eduardo Aryaprabawa (Founder & Director Crevolutionz), Valencia Fergie Pramono (Marcomm Manager at IMS Indonesia), dan Anjani Adyalaksmini (CMO at PT. Laksmindo Bahtera) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.