Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Jombang, (9/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nama Moderator, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu DRS. SUWINGYO,. MM, Firdaus Rahman, A.Md.A, Ulil Albab, Elly Nurul  dan Rizky Ardi Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Stigma Pada Era Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 483 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Elly Nurul adalah mengenai cyber grooming, bagaimana cara kita mencegah agar tidak terjadi kepada diri kita atau anak-anak kita. Dan apakah ada lembaga yang melindungi korban yang terkena cyber grooming tersebut?

Elly Nurul menuturkan, “Ketahui tanda-tanda grooming adalah anak-anak yang sering menyindiri di kamar sering berbicara sendiri lalu peran orang tua adala bangun kepercayaan diri anak, menjadi pendengar yang baik, ajak anak lakukan kegiatan yang menyenangkan dan lain lain. Lembaga yang bisa membantu adalah UPTD PPA/P2TP2A”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.