Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Jombang, (18/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, M. Risyad Fahlefi, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu M. Tholib, Iis Hendro Gunawan, Ulil Albab, Yusuf Satria  dan Nuril Baskan.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Bersama Lindungi Data Pribadi Di Platform Digital  dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 446 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ulil Albab adalah  terkait komentar yang tidak senonoh anak anak muda dalam bermain game di platform game online, dan bagaimana cara menumbuhkan rasa bersopan santun di dunia nyata maupun di dunia maya, Bagaimana tanggapan pemateri tentang hal tersebut ?

Ulil Albab menuturkan, “Kita harus memantau game yang digunakan oleh anak, karena di dalam game ada yang namanya rekomendasi usia. Karena hal ini akan mempengaruhi pergaulan-pergaulan. Karena anak-anak biasanya masih belum bisa menyaring mana hal yang positif dan negatif. Ketika anak-anak sudah mengalami perubahan perilaku, kita harus lebih aware dan perhatian”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.