Marketplus.id – Lebih dari 12.000 anggota komunitas pengumpulan plastik dari Plastic Bank Indonesia berhasil mencegah pencemaran setara dengan satu miliar botol plastik di laut.

Pencapaian ini merupakan bukti komitmen Plastic Bank Indonesia dalam mencegah polusi plastik di laut dan mengurangi kemiskinan terutama di wilayah pesisir pantai di Indonesia, sambil merevolusi ekonomi sirkular global untuk plastik.

Menurut Asis Wijayanto, anggota Plastic Bank Indonesia, dengan mengumpulkan plastik dan menukarkannya di mitra cabang Plastic Bank, kita turut berkontribusi untuk mencegah pencemaran plastik di laut dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

“Anak saya juga menerima Tablet Android gratis dan perlengkapan sekolah untuk mendukung kegiatan belajarnya. Selain itu, dengan adanya iuran BPJS Kesehatan yang dibayarkan setiap bulan oleh Plastic Bank Indonesia, saya memiliki akses pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis setiap bulan untuk penyakit paru-paru saya sehingga saya dapat terus mencari nafkah,” kata Asis  di Tabanan, Bali.

Mitra Plastic Bank, termasuk SC Johnson; Plastic Reborn dengan Coca-Cola Foundation Indonesia & Ancora Foundation; HelloFresh; Natreve; ScanCom; Advansa; dan Padnos telah mendukung pengumpulan plastik dari lingkungan untuk didaur ulang menjadi bahan baku yang disebut Social Plastic™ yang kemudian diintegrasikan kembali ke dalam rantai pasokan manufaktur global.

“SC Johnson telah mendukung peningkatan pendapatan lebih dari 11.500 individu dan membuka lebih dari 250 cabang pengumpulan di seluruh Indonesia sejak 2018, mengumpulkan plastik dari lingkungan dan menggabungkannya kembali ke dalam botol plastik Windex® dan Mr Muscle® kami yang terbuat dari 100% plastik daur ulang,” kata Alan VanderMolen, Chief Communications Officer SC Johnson.

“Pencapaian Plastic Bank Indonesia ini adalah bukti nyata dari pekerjaan penting dan berdampak yang telah dilakukan dan kami bangga dapat bermitra dengan Plastic Bank Indonesia dalam membantu menemukan solusi lokal untuk mengatasi masalah global.”

“Di Indonesia, setiap tahun ada 4,9 juta ton sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik dan

83% sampah plastik bocor ke laut dan mengancam ekosistem laut. Pencapaian ini membuktikan upaya kita bersama untuk mendukung target pemerintah Indonesia dalam mengurangi polusi plastik di lautan sebesar 70% pada tahun 2025. Selain dampak lingkungan, upaya ini juga turut mengurangi kemiskinan di kalangan kolektor plastik informal,” kata Paola

Cortese, Country Manager Plastic Bank Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *