25 Juni 2024

Marketplus.id – Samsung Electronics Indonesia melalui inisiatif Galaxy Movie Studio merilis film pendek berjudul Seperti Sediakala yang sepenuhnya direkam menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G. F

ilm pendek ini merupakan lanjutan dari film pendek Soulmate is a Strange Concept karya Serangkai Films sebagai pemenang kategori Director’s Choice dalam kompetisi film pendek Galaxy Movie Studio 2022.

Seperti Sediakala turut dibintangi oleh aktor dan aktris papan atas Indonesia, yaitu Reza Rahadian dan Pevita Pearce, di mana dalam pembuatannya Samsung juga bekerja sama dengan sutradara Angga Dwimas Sasongko yang menjadi mentor dalam proses pembuatan film pendek ini.

“Kami bangga bisa meluncurkan Seperti Sediakala, semoga film pendek ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak talenta muda untuk berani mendobrak batasan dalam membuat movie-like video sekelas profesional dengan memanfaatkan smartphone. Kami juga berharap kontribusi Samsung sebagai pemimpin industri dengan kegiatan Galaxy Movie Studio dapat melahirkan talenta baru di perfilman yang lebih kreatif dan mampu memaksimalkan teknologi yang mereka gunakan setiap hari seperti smartphone,” ujar Andi Airin, Head of MX Marketing Samsung Mobile Experience, Samsung Electronics Indonesia.

“Seperti Sediakala juga sekaligus membuktikan kecanggihan inovasi Galaxy S22 Ultra 5G, khususnya kemampuan Nightography yang membuat rekaman di kondisi low-light menjadi begitu epic, mengingat banyak sekali adegan dalam film pendek Seperti Sediakala di rekam dalam kondisi minim cahaya baik di luar ruangan atau di dalam ruangan. Dengan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan oleh Galaxy Movie Studio 2022, kami menatap optimis dalam menjalankan inisiatif serupa ke depannya, yang tentunya akan didukung dengan smartphone flagship yang lebih canggih lagi dari Samsung,” ucap Airin menambahkan.

Seperti Sediakala: film pendek karya Serangkai Films

Seperti Sediakala bercerita tentang Intan (Pevita Pearce) yang ingin membuat cincin pernikahan, dan Kala (Reza Rahadian) seorang pengrajin perhiasan yang bertingkah dan berpakaian layaknya pria yang hidup di tahun 1960-an.

Suatu malam, Intan mengunjungi toko perhiasan Kala untuk membuat cincin pernikahannya. Sembari Kala membuatkan cincin pesanan Intan mereka berdua berbincang tentang banyak hal, mulai dari bagaimana perasaan Intan menjelang pernikahan hingga mempertanyakan konsep jodoh.

Dari obrolan yang dilakukan, keduanya merasakan koneksi mendalam seakan telah mengenali satu sama lain sebelumnya. Setelah cincin selesai dibuat, Kala memakaikan cincin tersebut ke jari manis tangan kanan Intan, di mana Kala terlihat sangat emosional dan ekspresi Intan tampak campur aduk. Dari situ, muncul pengalaman magis tak terduga yang melibatkan keduanya.

“Proses shooting film pendek Seperti Sediakala pakai smartphone ini jadi pengalaman baru yang exciting banget buat kami, Ini benar-benar mengubah pandangan kami terhadap smartphone karena Galaxy S22 Ultra 5G menjadi smartphone yang mampu membuat konten profesional dengan hasil yang epic. Kami pun jadi lebih tertantang untuk menghasilkan karya yang lebih unik dan beda. Dengan bentuknya yang compact, ringan, dan fleksibel, kami bisa explore banyak angle dan pengambilan scene selama proses shooting, kami jadi lebih leluasa untuk mengeksplorasi kreativitas kami” ujar Anggita Puri, sutradara Seperti Sediakala sekaligus Co-Founder Serangkai Films.

“Galaxy S22 Ultra 5G punya kemampuan Nightography yang bisa mengakomodir kebutuhan treatment visual yang ingin kita achieve. Kami banyak ambil scene di kondisi minim cahaya dan malam hari, hasil rekaman dengan Galaxy S22 Ultra 5G pun begitu jelas, warna yang vivid banget, dan detail yang cinematic walau di kondisi low light. Beauty shot yang kita ingin capai juga lebih bisa dilakukan dengan fitur Cinematic Camera Movement yang bikin video jadi begitu smooth saat moving scene. Di saat tertentu saya juga coba pakai Pro Mode untuk menyesuaikan mood di scene tertentu. Satu lagi kemudahan yang saya rasakan, tadinya saya agak ragu shooting akan hassle bolak-balik cas baterai karena pakai smartphone, tapi ternyata shooting dari pagi hingga malam aman banget berkat All Day Battery,” kata Puri menambahkan.

Di samping itu, peran Angga Dwimas Sasongko sebagai mentor mampu memberi insight berharga bagi Puri selama proses pembuatan film. Bagi Angga sebagai creator kita harus punya keterbukaan untuk proses pembuatan film di challenge sedemikian rupa, contohnya seperti  Serangkai Films yang di challenge untuk membuat film pendek menggunakan smartphone.

“Tentunya bukan suatu hal yang tidak mungkin apalagi dengan invovasi smartphone flagship Samsung ini yang sudah sangat mumpuni. Pengalaman saya pada saat membuat Konfabulasi tahun lalu, smartphone is an active point of view, smartphone dari Samsung sudah punya segala fitur dan kemampuan yang bisa membantu menghasilkan video dengan kualitas profesional, so it is a matter of how kita sebagai filmmaker bisa memaksimalkan dan menempatkan smartphone tersebut mulai dari pemilihan angle sampai penentuan mode kamera, to serve the story.” ujar Angga Dwimas Sasongko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *