Marketplus.id – Masyarakat Indonesia dianggap perlu cakap bermedia digital, tak hanya mampu mengakses internet saja tapi menyaring, menyeleksi, dan memanfaatkan setiap data informasi yang diterima serta dalam mendistribusikan dari dan ke platform digital yang dimilikinya.

Dari total penduduk sekitar 270 juta, menurut HootSuit dan We Are Social 2022 sebanyak 204,7 juta di antaranya atau 73,7 persen dari populasinya telah melek digital. Namun dari survei BPS mengenai Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi, sub-indeks keahlian masyarakat Indonesia memiliki skor paling rendah.

“Maka yang penting adalah bagaimana skill ini bisa mencukupi, diasan dan mendongkrak terus keahlian digital ini,” ujar Kabid Program dan APTIKA RTIK Indonesia, Selamet saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur pada Senin (19/9/2022).

Sementara itu, individu yang cakap bermedia digital meliputi kemampuan dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan lunak dalam lanskap digital, mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan dan media sosial, serta aplikasi dompet digital, loka pasar, dan teansaksi digital.

Era digital dengan penggunaan teknologi yang memudahkan, bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi, bisnis, keperluan transaksi, digital parenting, pelayanan, pendidikan, serta gaya hidup. Sekarang bahkan sedang diperjalankan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE), meliputi pelayanan instansi pemerintah, aparat sipil, hingga pelaku usaha. Kemudian yang sangat berpengaruh saat pandemi, pembelajaran dan perkuliahan jarak jauh.

Masyarakat bisa memanfaatkan teknologi kalau punya kecakapan (skill), bahkan mengutip Deddy Corbuzier ia sempat mengatakan bagaimana menjadi netizen yang cerdas dengan fokus pada skill dan mengembangkan hobi. Teknologi internet juga merupakan sarana mencari ilmu sebanyak-banyaknya, dan mencari pengalaman sosial.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Founder РKomisaris Lenere Business Suites, Eko Prasetyo, Kabid Program dan APTIKA RTIK Indonesia, Selamet, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL), seorang Public Figure, Enno Lerian. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *