Marketplus.id – Digitalisasi tak terhindarkan di era serba teknologi, dengan pengguna internet yang terus bertambah setiap tahunnya. Bahkan bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga harus terpapar dengan gadget untuk mengakses sumber pengetahuan.

Namun meski memberikan banyak kemudahan dan manfaat, gadget bisa membawa pengaruh buruk. Salah satunya kecanduan yang kini hampir sebagian besar dialami semua orang. Data We Are Social Februari 2022 menyebut, rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 8 jam 36 menit untuk mengakses internet, di antaranya untuk sosial media, mendengarkan musik hingga bermain game.

“Interaksi sosial di dunia nyata sangat penting dan tidak bisa digantikan dengan interaksi di dunia maya, sebab tidak ada ikatan emosional di dunia maya,” ujar Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist Diana Aletheia, saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Ngajuk, Jawa Timur, pada Selasa (4/10/2022).

Ia mengatakan, hampir sama dengan kecanduan narkoba, kecanduan gadget juga berbahaya apalagi hal ini menjadi adiksi yang sekarang dialami banyak orang. Beberapa tanda kecanduan misalnya, sedikit-sedikit selalu mengecek ponsel bahkan sering hanya membuka gadget untuk melihat timeline media sosial. Bahkan dalam taraf yang lebih parah, seseorang membawa ponsel mereka juga di toilet padahal tidak diperlukan.

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga berpotensi kecanduan. Bahkan banyak kasus ditemukan anak habiskan waktu 4 jam lebih hingga mengalami rabun jauh. Kecanduan gadget ini lantaran memang dengan mengkonsumsi apa yang ada di dalamnya menghasilkan efek dophamine, memberikan efek kesenangan ekstrem. Dulu jika seseorang ingin menghasilkan hormon kesenangan ini maka harus makan cokelat atau berolahraga, namun dengan gadget kesenangan itu begitu mudah didapat.

Solusi dari kecanduan gadget sendiri sebenarnya bisa dilakukan orangtua dengan disiplin menerapkan aturan bermain gadget. Bahkan orangtua seharusnya lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak bermain di luar, dibanding mengakses layar ponsel. Ajak anak bermain dan melakukan kegiatan bersama tanpa adanya gadget, sibukkan diri berjalan-jalan ke luar rumah dan membuat aktivitas seru.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist Diana Aletheia, Perawat Home Care dan Aktivis Pramuka Herpritha Febria Putri, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL), seorang Public Figure, Enno Lerian. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *