Marketplus.id – Seringkali orangtua membiarkan anak-anaknya mengakses gadget tanpa adanya batasan. Padahal ada dampak serius yang bisa memengaruhi anak ketika tidak didampingi saat bermain gawai.

Sementara anak sebagai generasi digital hampir tidak bisa dilarang untuk mengakses gadget. Sebab kepribadian generasi Z yang sejak lahir sudah aktab dengan digital. Sehingga generasi ini juga sangat melek teknologi, kritis terhadap fenomena sosial, pandai bersosialisasi dan akrab dengan media sosial.

“Sebenarnya manfaat media digital untuk anak sangat banyak. Bisa sebagai sarana untuk belajar dan mencari berbagai informasi, membangun kreatifitas dan media untuk berkarya,” ungkap Dekan IAI Dalwa dan Ketua Umum Relawan TIK Jawa Timur, Novianto Puji, saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Selasa (4/10/2022).

Selain itu media digital juga memudahkan komunikasi untuk berjejaring, memudahkan bertransaksi pembayaran berbagai kebutuhan anak, serta untuk mengakses berbagai pelayanan publik. Namun di baliknya tetap ada bahaya yang mengancam anak-anak di dunia digital, seperti kesehatan dan fisik anak ketika harus terpapar sinar dari layar gadget.

Kemudian akan memengaruhi perkembangan bahasa dan sosial anak di mana juga mengganggun konsentrasi serta perilaku anak. Dikhawatirkan anak juga terpapar konten yang tidak sesuai umurnya, juga rentan akan eksploitasi anak dan cyberbullying, peretasan bahkan pencurian data pribadi.

Lebih jauh ia mengatakan anak harus didampingi orangtua ketika mengakses internet, dengan cara orangtua harus memiliki pengetahuan dulu terkait media digital dan pemanfaatannya. Kemudian jaga komunikasi yang baik dengan anak, agar tahu apa yang dilakukan anak dengan gadgetnya. Selain itu pasang parenal control pada gadget anak, pilihkan aplikasi yang sesuai usia anak. Pinjamkan gadget sesuai kebutuhan dan kesepakatan dengan anak.

“Ajarkan anak berperilaku baik di dunia maya, dan menjaga keamanan informasi pribadinya,” tutup Novianto.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Magetan, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Enterpreneur dan Founder of Coffee Meets Stock Billy Tanhadi, Dekan IAI Dalwa dan Ketua Umum Relawan TIK Jawa Timur, Novianto Puji, serta Relawan TIK Tulungagung, Subaweh. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *