Marketplus.id Suunto  merilis Suunto 9 Peak Pro, jam tangan multisport GPS yang dibuat dengan 100% energi terbaru di Finlandia dan Suunto pertama yang jejak karbonnya dihitung dan kemudian dikompensasikan sepenuhnya dalam proyek reboisasi dengan Unit Karbon Terverifikasi melalui Tree-Nation.

Selama masa pakainya, mobil ini hanya menghasilkan 7,5 kg CO2e – setara dengan mengendarai mobil berbahan bakar fosil sejauh 44 km.
“Suunto 9 Peak Pro dirancang dengan arsitektur chipset baru yang lebih kuat yang meningkatkan kinerja ke tingkat yang baru sekaligus memiliki daya tahan baterai terbaik di kelasnya dibandingkan dengan produk berukuran serupa di pasaran,” kata Wakil Presiden Produk Sami Mnnistö.

Jam tangan Suunto 9 Peak Pro juga sudah diuji ketahanan terhadap es, pasir, tetesan, guncangan, tekanan, bahkan garam. Saat menggunakan mode snorkeling, jam ini dapat melacak kedalaman penggunanya.

“Kita bisa mendeteksi kedalaman sampai 10 meter. Dan satu lagi dengan Suunto 9 peak Pro bisa terhubung dengan kacamata pintar akan menampilkan data dari jam.” ucap Marketing Manager Suunto Indonesia Bayu Noer.

Dalam hal baterai, Suunto mengklaim jam tangan ini memiliki masa pakai baterai terbaik dari semua jam keluarannya. Baterai 9 Peak Pro dapat bertahan selama 21 hari dalam penggunaan sehari-hari, 40 jam dalam mode Performa, 70 jam dalam mode Daya Tahan, dan 300 jam dalam mode Tur. Suunto 9 Peak Pro juga dapat terhubung dengan empat sistem satelit sehingga menghasilkan akurasi yang lebih besar saaat berolahraga.

Selain itu, Suunto 9 Peak Pro juga merupakan jam digital yang ramah lingkungan. Jam tangan GPS ini memiliki jejak karbon terendah di pasaran yaitu total siklus hidup hanya 7,49 kg CO2e. Kompensasi karbon dilakukan dalam proyek reboisasi dengan Unit Karbon Terverifikasi melalui Tree-Nation.

Suunto 9 Peak Pro bisa didapatkan di Toko Startime PIM 2, Metro Broadway PIK, dan Grand Indonesia. Ada enam versi berbeda yang bisa dipilih pengguna.
Empat model dibuat dengan baja tahan karat yang dibanderol 499 euro (Rp8,1 juta) dan dua model lain dengan titanium yang dijual dengan harga 629 euro (Rp10,2 juta). Jam ini bisa didapatkan dengan melakukan pra-pemesanan yang sudah dibuka sejak 11 Oktober atau pembelian langsung pada 25 Oktober 2022.

Fitur Utama Suunto 9 Peak Pro: 

  • Ultra tipis: 10,8 mm (tidak termasuk kubah HR). Ukuran layar: 1,2″
  • Berat: model titanium 55 g dan model baja 64 g
  • Jam tangan GPS dengan jejak karbon terendah di pasaran: total siklus hidup hanya 7,49 kg CO2e
  • Kompensasi karbon penuh dalam proyek reboisasi dengan Unit Karbon Terverifikasi melalui Tree-Nation. Unit Karbon Terverifikasi divalidasi oleh program verifikasi internasional yang memastikan kualitas proyek penyeimbang karbon.
  • Diuji dengan standar ketangguhan militer tertinggi (*MIL-STD-810H). Daftar tes di sini
  • Pelacakan aktivitas harian: langkah, detak jantung, tidur, kalori, stres, dan lainnya
  • Pengisian daya yang sangat cepat: baterai 100% dalam 1 jam atau 10 jam waktu pelatihan setelah pengisian daya selama 10 menit
  • Sensor barometrik
  • Pembaruan perangkat lunak melalui udara
  • Dibuat dengan kaca safir, baja tahan karat, dan dua model dengan titanium kelas 5
  • Tahan air hingga -100 m
  • Mode olahraga snorkeling baru yang melacak data aktivitas hingga -10 m
  • 97 mode olahraga untuk dipilih dan kemampuan untuk membuat mode kustom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *