Marketplus.id – Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026 memperkuat agenda kolaborasi lintas sektor untuk mendorong transformasi sumber daya manusia Indonesia di tengah percepatan AI dan digitalisasi.
Menjelang pelaksanaannya pada 15–16 September 2026 di NICE PIK 2, IHCBS menggelar agenda Media Day di Wayang Bistro, Jakarta, Rabu (12/8). Media Day menjadi momentum untuk memperkenalkan visi besar, agenda, dan rangkaian kegiatan IHCBS 2026 sekaligus membuka ruang dialog bersama media mengenai arah gerakan human capital Indonesia ke depan.
Salah satu agenda utama Media Day adalah IHCBS 2026 Talkshow “Kolaborasi untuk Produktivitas: Dari Gerakan IHCBS Menuju Dampak Nyata” yang diisi oleh Dr. Ir. Yunus Triyonggo, MM., CAHRI, Chairman Steering Committee GNIK dan Ketua Umum PPIK; Suwardi Luis, CEO One GML & Founder of QuBisa; serta Cipta Wahyana, Managing Director Kontan News.
Dalam diskusi tersebut, para pembicara menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas profesional dalam menghadapi perubahan dunia kerja.
Kolaborasi menjadi DNA IHCBS dalam menghubungkan gagasan, pengalaman, dan praktik nyata agar transformasi tidak berhenti pada diskusi.
Sejak dimulai, gerakan IHCBS telah menjangkau lebih dari 300.000 SDM di Indonesia melalui rangkaian kegiatan sepanjang tahun, komunitas, kanal pembelajaran dan komunikasi, serta kolaborasi lintas ekosistem.
Dampak positif IHCBS tidak hanya tercermin dari luasnya jangkauan tersebut, tetapi juga dari terbukanya akses terhadap pengetahuan, pertukaran praktik baik, serta terbentuknya jejaring kolaborasi yang mendorong gagasan menjadi aksi peningkatan kompetensi dan produktivitas di berbagai organisasi.

Dampak positif IHCBS juga diperkuat melalui keterlibatan strategic partner yang bukan sekadar mendukung penyelenggaraan acara, tetapi turut membawa praktik nyata, pengalaman transformasi, serta solusi yang dapat dipelajari oleh berbagai organisasi. IHCBS 2026 didukung oleh Pertamina, Impactum, BRI, Maxwell Leadership Indonesia, Mayapada Hospital, Darwinbox, TOEIC, dan Talentlytica, bersama berbagai mitra pendukung lainnya. Kolaborasi ini memperkuat peran IHCBS sebagai ruang berbagi pengetahuan, membangun jejaring strategis, dan mendorong transformasi produktivitas SDM Indonesia.
Media Day juga menjadi momentum untuk memperkenalkan buku “Future-Ready Workforce: Insights from Human Capital Leaders on the Future of HR and the Indonesian Workplace in the AI Era”, yang lahir dari perjalanan IHCBS 2025. Talkshow khusus buku menghadirkan Dr. Ir. Naufal Mahfudz, MBA., MM, Steering Committee GNIK; Agus Soleh, MM, Chief of Organization Excellence One GML; dan Cipta Wahyana, Managing Director Kontan News. Buku ini menegaskan bahwa membangun future-ready workforce bukan hanya tugas fungsi HR, melainkan tanggung jawab pemimpin, pemerintah, industri, akademisi, dan setiap individu. Karena itu, buku ini tidak diharapkan berhenti sebagai dokumentasi atau bacaan, tetapi menjadi pemantik tindakan konkret yang dapat diterapkan dan diukur dampaknya.
Buku tersebut tidak sekedar mengkompilasi transkrip pembicara IHCBS 2025, tetapi mengkurasi berbagai gagasan menjadi satu perjalanan pemikiran mengenai bagaimana membangun tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan. Future-ready workforce dipandang bukan hanya sebagai tenaga kerja yang menguasai teknologi, tetapi individu yang adaptif, terus belajar, mampu bekerja bersama teknologi, serta memiliki empati dan ketahanan menghadapi perubahan. Perjalanan ini menjadi penghubung antara IHCBS 2025 yang membangun kesiapan menghadapi masa depan dan IHCBS 2026 yang mendorong AI dan digitalisasi human-centric menjadi produktivitas terukur.
IHCBS 2026 menargetkan kehadiran lebih dari 6.000 ecosystem leaders dari berbagai latar belakang, mulai dari business leaders, HR leaders, pemerintah, regulator, akademisi, asosiasi industri, hingga komunitas profesional. IHCBS 2026 juga menghadirkan lebih dari 70 pembicara kelas dunia, Mega Session dan Talk Show, AI & Digitalization Zone, Benchmark Visit, Exhibition Booth, serta kesempatan exclusive networking. Dan spesial di tahun ini, IHCBS menambahkan track ke-8 di Power Tracks, berkolaborasi dengan Maxwell Leadership Indonesia.
Panggung Mega Session akan menghadirkan perspektif dari Prof. Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia; Prof. Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; Paul Choo, CHRO Bridgestone Asia Pacific; Pandu Patria Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara; Brenda Sugrue, EY Global Chief Learning Officer; serta Dony Oskaria, Chief Operating Officer Danantara. Diskusi tersebut akan diperkuat oleh kehadiran para eksekutif dan pemimpin human capital dari berbagai perusahaan nasional maupun multinasional yang berbagi pengalaman memimpin transformasi di tingkat organisasi.
Dengan DNA kolaborasi, human-centric transformation, dan measurable productivity, IHCBS terus berkembang dari sebuah summit menjadi gerakan nasional yang menghubungkan manusia, teknologi, dan produktivitas. Melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dan strategic partner, IHCBS mendorong transformasi dari potensi menjadi performa, diskusi menjadi aksi, serta teknologi menjadi produktivitas yang terukur untuk memperkuat daya saing SDM Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.