Loading...

Selasa, September 01, 2026

Rayakan Perjalanan Promil dan IVF Pejuang Garis Dua, Bocah Indonesia Gelar Family Reunion Perdana

Marketplus.id — Bocah Indonesia, pusat fertilitas yang mendampingi pasangan dalam menjalani program hamil, inseminasi, dan bayi tabung atau IVF, untuk pertama kalinya menggelar Bocah Family Reunion pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Hutan Kota by Plataran, Jakarta Pusat.

Berlangsung dalam suasana hangat dan personal, acara ini mempertemukan kembali keluarga-keluarga yang telah menjalani perjalanan promil bersama Bocah Indonesia. Turut hadir Dhea Ananda, salah satu pejuang garis dua yang berhasil memiliki buah hati melalui program bayi tabung atau IVF.

Bocah Family Reunion menjadi ruang untuk merayakan perjalanan panjang para pejuang garis dua—mulai dari masa penuh harap, pemeriksaan kesuburan, rangkaian program hamil, hingga akhirnya menyambut kehadiran buah hati.

Beatrice, Harapan yang Kini Tumbuh Bersama Keluarga

Salah satu momen paling menghangatkan dalam Bocah Family Reunion adalah kehadiran Beatrice, bayi tabung pertama yang lahir dari program IVF di Bocah Indonesia pada Januari 2020.

Beatrice hadir setelah lima tahun penantian kedua orang tuanya, Bunda Kartika dan suami. Enam tahun setelah kelahirannya, Beatrice kembali bersama Bunda Kartika  dan menjadi simbol nyata bahwa harapan yang dahulu diperjuangkan kini telah tumbuh menjadi kebahagiaan.

Kehadirannya juga menjadi pengingat bagi para pasangan yang masih menjalani program hamil bahwa setiap perjalanan memiliki waktu, proses, dan cerita yang berbeda. Meski tidak selalu mudah, harapan untuk memiliki buah hati tetap layak diperjuangkan dengan dukungan dan pendampingan yang tepat.

Ruang untuk Pulang, Berkumpul, dan Saling Menguatkan

Bocah Family Reunion dirancang bukan sebagai acara formal atau seremonial, melainkan sebagai ruang untuk pulang dan berkumpul bagi keluarga-keluarga yang pernah melewati perjuangan memiliki buah hati bersama Bocah Indonesia.

Keluarga-keluarga yang sebelumnya lebih sering bertemu dalam suasana klinis kini dapat duduk bersama, berbagi kebahagiaan, dan saling menguatkan sebagai satu keluarga besar.

Di balik setiap keluarga yang hadir, terdapat perjalanan yang tidak selalu mudah untuk diceritakan. Ada masa menunggu, rasa cemas, air mata, serta keputusan besar yang harus dijalani bersama. Melalui Bocah Family Reunion, setiap perjalanan tersebut mendapatkan ruang untuk dirayakan tanpa perlu dijelaskan kembali.

Rangkaian acara meliputi kegiatan tote bag painting, yang memberikan kesempatan bagi orang tua dan anak untuk melukis bersama, berbagai sensory play  anak, serta sesi makan malam yang mempertemukan keluarga, dokter, dan tim Bocah Indonesia dalam suasana hangat layaknya keluarga besar yang telah lama tidak berjumpa.

“Setiap keluarga yang hadir hari ini membawa cerita perjuangan yang berbeda, tetapi memiliki satu kesamaan, yaitu harapan yang tidak pernah padam. Bagi kami di Bocah Indonesia, melihat anak-anak seperti Beatrice tumbuh sehat dan bahagia bersama keluarganya menjadi pengingat terbesar mengapa kami melakukan semua ini,” ujar dr. Pandji Sadar, MBBS AMPH, Founder Bocah Indonesia.

Family Reunion ini adalah cara kami menyampaikan terima kasih sekaligus merayakan setiap perjalanan yang telah dilalui. Kami ingin setiap pejuang garis dua mengetahui bahwa mereka tidak menjalani perjuangan ini sendirian,” lanjutnya.

Komitmen Mendampingi Pejuang Garis Dua

Bocah Indonesia merupakan pusat fertilitas yang berfokus membantu pasangan menjalani program hamil melalui pemeriksaan kesuburan, inseminasi, dan program bayi tabung atau IVF.

Selain menghadirkan layanan medis, Bocah Indonesia juga membangun ruang edukasi dan komunitas bagi pasangan yang sedang menjalani program hamil maupun keluarga yang telah berhasil memiliki buah hati.

Bocah Family Reunion menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Bocah Indonesia untuk tidak hanya mendampingi pasangan selama menjalani promil, tetapi juga tetap hadir dalam perjalanan mereka sebagai sebuah keluarga.

Melalui acara ini, Bocah Indonesia berharap semakin banyak pejuang garis dua yang merasa didengar, didampingi, dan dikuatkan untuk terus memperjuangkan harapan memiliki buah hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *