Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kota Probolinggo, (5/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Dwihartanto,CPS®️., Cht, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Kristalenta, Vivid Sambas ST, MMT, Kyagus Badius Sani, Oktora Irahadi  dan Apriliani Dwi Lestari (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Bebas Berekspresi di Dunia Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 903 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Kristalenta adalah Pada era digital ini, memang memudahkan bagi penjual dan konsumen. Tetapi apakah ada perlindungan yang di berikan untuk konsumen apabila penjual mengirimkan barang yang tidak sesuai atau barang yang dikirim kurang, tetapi penjual tidak dapat dihubungi atau tidak responsif.

Kristalenta memaparkan, “Ketika kita membeli produk harus pastian dengan siapa yang kita hubungi. Ketika kita mengalami menerima barang yang tidak sesuai, tentu harus kita pahami SKB. Salah kirim bisa kita tanggapi dengan menyanggah. Gunakan layanan pengaduan perlindungan konsumen terhadap perlakuan seller. Pemerintah sudah memberikan batasan yang jelas. Kita harus jeli memilih dan memilah seller yang bisa dipertanggungjawabkan Kita harus memiliki cara berpikir yang kritis dan skill komunikasi yang baik. Berdamai dengan keadaan. Kita harus ikuti perkembangan zaman supaya tidak tertinggal”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.