Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (7/8).

Acara dipimpin oleh Moderator Riska Regita, S.E, CPS®., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Lintang Ratri Rahmiaji., Sawitri Wulansari S.Psi, MM., Asep Kambali, S.Pd., M.I.K, dan A. Ridha Ardhillah, SH.

Dengan jumlah 403 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Sawitri Wulansari S.Psi, MM, Seringkali dalam pertemanan terdapat teman yang dibully oleh teman-temannya. Akibatnya berpengaruh buruk terhadap psikologis dan pola pikir anak tersebut, lalu apa yang dilakukan untuk self healing/penyembuhan terhadap para korban bullying?

Sawitri Wulansari menuturkan, “Kita bisa mulai dengan menemani teman kita yang menjadi korban bullying, silahkan dampingi dan jangan jauhi dia, dengarkan segala keluh kesahnya. Kedua, kita bisa lanjutkan dengan detox medsos, matikan handphone kita dan jauhkan handphone kita dari kita sehingga kita memiliki waktu untuk beristirahat”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.