Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kota Probolinggo, (10/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhamad Ridho, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Hanif Kurniawan, Vence Stefen Yulius Mokodaser S.Th, DR. Devie Rahmawati, Bagaskoro, S.Kom., MM dan Etty Ariaty Soraya, Sos, Mci (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Yuk Kelola Jejak Digital Yang Baik dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 379 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Vence Stefen Yulius Mokodaser S.Th adalah  bagaimana cara memperkenalkan budaya budaya Indonesia melalui internet atau media sosial supaya lebih di kenal oleh banyak orang, terutama anak anak sekarang banyak yang kurang mengetahui budaya Indonesia.

Vence Stefen Yulius Mokodaser menjelaskan, “Untuk memperkenalkan budaya kita melalui internet dapat dilakukan dengan beberapa hal, seperti contoh dengan sosialisasi atau influencer-influencer. Bisa melalui youtube, blog, bahkan podcast. Kita bisa meggandeng mereka untuk bekerja sama, dengan bantuan mereka dan kekuatan mereka kita bisa melakukan kolaborasi untuk mendorong supaya budaya kita terangkat. Kita sebagai orang yang muda, optimalkan usaha kita untuk melestarikan budaya kita bersama dengan memanfaatkan media digital yang ada”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.