Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Malang, (19/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Coach Ridwan Abadi, SM., Uzlifah, S.Sos., Ulil Albab, Siti Kholisoh dan Wahyu Aditya.

Dengan jumlah 2224 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Siti Kholisoh adalah “bagaimana cara agar tidak memberikan stigma sebagai orang tua diktator atau posesif terhadap anak jika mereka tidak menyukai beberapa hal menurut mereka adalah privasi terlebih tidak semua anak sama sehingga kita tidak bisa menggeneralkan semua cara dalam pendekatan dengan anak.”

Siti Kholisoh menjelaskan, “Dalam konteks penggunaan media sosial pada anak, orang tua bisa mulai dengan memberikan pemahaman terkait pentingnya menjaga privasi di sosial media. Kemudian pentingnya menjaring informasi apapun yang kita dapatkan dari sosial media, karena ada informasi yang baik dan ada informasi yang bohong/hoaks. Kemudian, ingatlah bahwa orang tua adalah tauladan utama anak-anak, untuk itu batasi waktu penggunaan gadget anak-anak dan berikan pemahaman bahwa ada beberapa aplikasi yang bisa mereka gunakan ketika mereka sudah cukup usia sesuai dengan syarat yang berlaku dalam aplikasi tersebut.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.