Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Pacitan, (19/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Ivana Rouf, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Rina Susiantri, Firdaus Rahman, A.Md.A, Aulia Siska, S.Sos, Tio Utomo dan Victoria Wong (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah LITERASI DIGITAL UNTUK KELUARGA JAMAN NOW dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 471 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Citra Evita, S.Pd. adalah Memberikan pendidikan kepada anak terkait dunia digital memang sangat diperlukan sebagai bekal dasar mereka sebelum terjun di dunia maya. Namun jika anak sudah over dalam mengakses dunia apakah perlu adanya punishment. Dan sejauh mana orang tua boleh membuka seluruh isi gawai anak, karena anak juga punya privasi yang menjadi hak mereka.

Citra Evita menjelaskan, “Kalau  bisa dikontrol dengan metode sahabat boleh di cek sewajarnya tapi tidak membuat malu/takut supaya tidak bersembunyi sang anak”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.