Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Malang, (24/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Faizal Johan Atletiko, S.Kom., M.T., Anny Syukriya, S.Pd.I., Ulil Albab, Oktora Irahadi dan Praseno Nugroho.

Dengan jumlah 2405 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Anny Syukriya adalah “Bagaimana cara kita mengatasi globalisasi, cyber bullying dan rasisme yang marak pada era milenial saat ini? Dan bagaimana cara kita agar bisa tetap menjaga dan mempertahankan budaya Indonesia murni  yang terkena pergeseran budaya luar yang saat ini tengah melekat pada masyarakat Indonesia mengingat sekarang budaya lokal dinilai tertinggal jaman dan memicu prokontra tersendiri bahkan menimbulkan rasisme yang melunturkan poin-poin Pancasila?”

Anny memaparkan, “Kita harus selektif Ketika berteman di media sosial, kita harus banyak berteman dengan orang orang yang ada di media sosial. Kita juga harus mau dan terus mengupdate berita berita dan infromasi yang kerap ada di media sosial sehingga kemampuan berpikir kritis kita bisa terus berkembang terkait dengan budaya  kita harus terus mau mempelajari budaya budaya di Indonesia.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.