Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Bojonegoro, (24/8).

Acara dipimpin oleh Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Cahyo Hasanudin, M.Pd., Agung Subagyo, S.STP, M.Si., Vivid Sambas, ST, MMT., Pradipta Nugrahanto.,  dan Anindito Wisnu Sampurno (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Menyalurkan Hobi Di Platform Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 795 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Cahyo Hasanudin, M.Pd adalah bagaimana menurut anda caranya untuk menggali atau memotivasi anak atau orang untuk bisa berkreativitas atau menciptakan kreasi, padahal anak atau orang tersebut pemalu atau bahkan mereka takut tidak bisa melakukannya?

Cahyo Hasanudin mengatakan, “Kita harus mulai mengenali gaya belajar anak-anak terlebih dahulu, sehingga kita bisa mengetahui bakat atau passion dari anak kita. Tanamkan mindset bahwa kreativitas adalah hal yang mudah dilakukan sehingga mereka akan merasa terdukung dan termotivasi untuk melakukannya. Kemudian, jika memungkinkan kita bisa membuat sebuah kompetisi, sehingga anak-anak akan berpacu untuk berkreasi”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251

kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.