Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Probolinggo, (26/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nama Moderator, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ade Yahya Prasetyo, IMAM WAHYUDI, S.S, Rachel Octavia, Tio Utomo   dan Nanang Suherman (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Inklusivitas di Dunia Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 742 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ade Yahya Prasetyo adalah Mau bertanya pak, apa saja yang harus kita lakukan untuk belajar atau meningkatkan skill programmer dan designer kita karna sekarang serba digital dan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin ketat. Dan skill yang paling di butuhkan sebagai programmer itu apa?.

Ade Yahya Prasetyo menjabarkan, Skill yang dibutuhkan seorang programmer adalah :

  • Skill Bahasa Inggris
  • Rasa penasaran yang tinggi
  • Kenali cara belajar diri sendiri
  • Tidak malu bertanya keorang
  • Perbanyak latihan di forum atau komunitas programmer

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.