Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (26/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nisfu Asrul Sani, Moh. Ariful Anam, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M., Andy Ardian, SP dan Anelies Praramadhani.

Dengan jumlah 712 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Moh. Ariful Anam adalah Dalam dunia pendidikan mengalami revolusi pengajaran, para siswa sekarang memang bisa mengetahui beragam macam ilmu&informasi hanya melalui GOOGLE search, bagaimana supaya pembelajaran daring ini tetap efektif?tidak hanya memberikan tugas,tetapi guru juga tetap memberikan pemaparan materi.

Moh. Ariful Anam memaparkan, “Manfaatkanlah paltform digital yang ada dengan bijaksana. Meskipun kita sekarang menerapkan metode belajar dari rumah, orang tua harus bisa membimbing anak-anak untuk bisa mengelola internet tersebut dengan bijaksana. Jangan hanya terpaku pada mteri dari guru tapi cari wawsan lain dengan informasi lainnya yang tersedia di internet, belajarlah dengan menggunakan video pembelajaran”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.