Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Surabaya, (28/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nabila Dwi Putri, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Wiwik Anggraini, Faizal Johan, Andy Ardian, Rachel Octavia dan Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah KETERAMPILAN DIGITAL UNTUK MASA DEPAN YANG CERAH dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 678 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Praseno Nugroho adalah Beberapa orang ada yang merasa lega jika mengupload / mengekspose kesedihan, kegalauan, kebahagiannya dan masih banyak lagi di sosmed karena mereka merasa lega atau mereka ingin curhat kepada followersnya gitu ya atau bisa jadi mereka mencari perhatian viewers mereka nah bagaimana cara kita untuk menyimpan perasaan mengupload hal yang tidak terlalu penting seperti itu agar kita menyadari bahwa kita tidak secara langsung telah mengumbar privasi kita?

Praseno Nugroho mengatakan, “Kita harus bisa menahan diri untuk mengumbar privasi kita dengan mencari target audiens dari konten yang akan kita buat, kita harus menentukan tujuan diawal mau diapakan sih sosmed kita, dan pastikan tujuan konten itu adalah tujuan yang baik”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.