Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Jember, (4/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Patricia Oxanna, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Ir. Sigit Mustiko, M.Sc., Aulia Siska, S.Sos., Tio Utomo, dan Alrido Pradanar, SH.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Literasi Digital yang Esensial di Era Teknologi dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 896 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Jacob Win adalah, di era modern sekarang semua serba canggih dan dipermudahkan, semua alat komunikasi sangat mudah dan canggih. Apa dampak jika era yang modern di masa depan, yang membuat kita semakin malas, contoh tercipta nya robot (pengganti manusia). Apakah ada cara agar menghindari dari dampak negatif teknologi yang canggih?

Menurut Jacob Win, teknologi lahir karena adanya kebutuhan manusia untuk memudahkan hidupnya. Namun, caranya agar kita tidak malas adalah menyadari bahwa kita harus menjadi pribadi yang tidak malas. Sehingga yang menjadi hal penting adalah kembali pada diri kita untuk meyakinkan diri agar tidak malas.

“Berbicara terkait dengan teknologi, bisa memudahkan kita atau bahkan menjerumuskan kita. Sementara terkait dengan kecerdasan buatan, nantinya memang kecerdasan buatan akan menjadi aspek yang lekat dengan kehidupan manusia. Namun, manusia tentunya harus lebih pintar”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.