Marketplus.id – Dengan mudahnya akses internet dari berbagai perangkat dari desktop, tablet maupun smartphone menjadikan para pebisnis memanfaatkan momen kemajuan teknologi ini dengan membuka peluang bisnis berjualan secara online untuk mendongkrak penjualannya, dan sebaliknya merubah kebiasaan orang pada umumnya yang melakukan belanja di toko konvesional beralih ke toko online.

Belanja online menjadi salah satu pilihan saat masa pandemi Covid-19, tidak heran jika semakin banyak platform yang menjadi wadah jual beli online.

Elena Force, SEO Content Writer dan Seniman, menjelaskan, belanja online memang simple dan mudah tetapi untuk sebagian orang kurang puas dengan melakukkan belanja online karena tidak dapat melihat produk secara langsung sehingga dinilai kurang puas dan ketakutan akan kasus penipuan.

“Terbukti kasus penipuan pada belanja online sering menjadi keluhan masyarakat, maka dari itu kamu perlu waspada saat berbelanja online,” ungkap Elena, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (7/9/2021).

Berikut tips belanja online aman dan nyaman, seperti:

  • Pilih Toko Rekomendasi

Di setiap platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, BukaLapak, Blibli, Lazada, Akulaku dan lain-lain, pasti mempunyai rekomendasi toko dengan ciri memberi label pada toko-toko tersebut. Fungsi dari label tersebut memberitahu kepada pembei jika toko berlabel merupakan rekomendasi dari e-commerce itu sendiri sehingga sudah terpercaya dan memiliki banyak pelanggan.

  • Lihat Ulasan

Dengan melihat ulasan melalui kolom komentar, rating akan membantu kita mengetahui apakah toko tersebut layak untuk kita beli produknya.

  • Cek Harga

Selain melihat ulasan, hal yang perlu diperhatikan yaitu harga, sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk sebaiknya cek harga diberbagai toko online untuk dibandingan dan mengetahui harga rata-rata produk tersebut agar tidak tertipu barang palsu. Jika harga terlalu murah dari harga rata-rata bisa saja produk yang dijual tidak original.

  • Chat Penjual

Jangan ragu untuk bertanya kepada penjual tentang produk yang ingin kamu beli. Kamu bisa menanyakan tentang ketersedian produk, kualitas, dan lain-lain yang memang harus diperhatikan sebelum membeli.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (7/9/2021) juga menghadirkan pembicara Haydar Iskandar (Direktur CV Vendha Media), Khamaidi (Pengurus Cabang Ansor Sumenep), Inayah Swasti Ratih (Dosen STEBI Badri Masduqi & Tim Pengembangan Media Digital Edukasi Ekonomi Islam), dan Dian Ardenia Soesanti (Influencer & Digital Creator) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.