Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Probolinggo, (14/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Ivana Rouf, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu M. Munfarid Syarifudi, Moch. Sajoang, Indriyatno Banyumurti , Bagaskoro, S.Kom., MM dan Lailul Marom (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Berbincang Dengan Hoax, Media Sosial dan Dunia Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1005 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Bagaskoro, S.Kom., MM adalah,  bila kita sedang ada di coffe shop dan menggunakan wifi tempat tersebut. Lalu kita tanpa sadar membuka mbanking atau aplikasi DANA/OVO. Apakah itu berbahaya? Apakah bisa langsung di retas, bila bisa apa yang harus kita lakukan pak agar tetap aman?

Bagaskoro menuturkan, “Ketika kita sedang menggunakan free wife dengan membuka aplikasi keuangan misalnya atau pembayaran karena beresiko diretas untuk itu disarankan untuk tidak bertransaksi yang membutuhkan data pribadi dan disarankan Ketika menggunakan free wifi di tempat umum hanya sekedar untuk browsing atau melihat gambar saja untuk menghindari pencurian data atau peretasan”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.