Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Pasuruan, (15/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhamad Ridho, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Doni Rusmadiansyah, S.M, Firdaus Rahman, A.Md.A, M. Alvin Nur Choironi, Pradipta Nugrahanto dan Alfian Arif Bintara (KOL).

Dengan jumlah 752 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber M. Alvin Nur Choironi adalah Bagaimana  caranya kita mengerem agar tidak over sharing di dunia sosmed Karena apa yang bapak jelaskan benar adanya Bahkan bisa jadi sosmed itu seperti galeri pribadi kita yang apa-apa selalu di posting menggunakan hastag #Nitipsave Menurut bapa bagimana merubah pola pikiran orang orang sperti itu Padahal bisa jadi foto yang di share di gunakan oleh oknum nakal menjadikan akun fake mereka.

Alvin Nur Choironi menuturkan, “Ada platform yang disebut cloud storage seperti google drive. Kita bisa menggunakan itu untuk nitip save. Bukan dengan cara menggunakan media sosial sebagai tempat penyimpanan galeri kita. Pola pikir orang ingin mengamankan filenya tetapi bukan keamanan orangnya. Ada baiknya untuk dipindahkan ke platform penyimpanan awam. Yang paling penting adalah keamanan, karena penggunaan dunia digital wajib diimbangi dengan keamanan digital. Kalau di dunia nyata aja ada orang oversharing kita males berteman, maka jagalah apa yang kita lakukan di dunia digital dan jangan jadi orang yang oversharing dan cerewet”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.