Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (16/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Zafirah Aurelia Budiman, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Arief Budiono S.T,M.M, Nicho Dwi Priambogo, Kang Opik, Bagaskoro, S.Kom., MM. dan Aiu Ratna (KOL).

Dengan jumlah 744 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Aiu Ratna adalah Apa yang harus kita persiapkan untuk penggunaan platform digital untuk proses pengembangan karya sebagai musisi di era sekarang?

Aiu Ratna menuturkan, “Dari pengalaman saya sendiri, sebagai musisi yang terdampak pandemi seperti saat ini, kita susah untuk mengakses keluar untuk ke studio dan sebagainya. Jujur perekonomian musisi menurun karena tidak bisa melangsungkan liveshow. Namun bagaimana caranya agar tetap produktif sebagai seorang musisi adalah dengan rekaman di rumah, atau bisa memasukkan musik kita ke platform digital sendiri. Pastinya, walaupun sendiri perlu ada budget, karena untuk memasukkan sendiri itu ada biayanya. Kemudian untuk karya lain kita bisa live misal melalui instagram agar tetap keep in touch dengan followers-followers kita, sekaligus juga bisa untuk mempromosikan album kita. Jadi, walaupun masa pandemi seperti ini teruslah berkarya dan tetap semangat”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.