Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kota Surabaya, (21/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Diyah Wahyuningtyas, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ahmad Mubasir,S.Psi.,M.Psi, Nur Aini Rakhmawati, Maria Advianti, Elly Nurul dan Alrido Pradanar.

Dengan jumlah 759 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Alrido Pradanar adalah bagaimana melihat kualitas konten di ruang digital sekarang? faktanya kita lihat bahwa banyak generasi milenial sekarang cenderung membuat dan menyukai konten-konten yang tidak mendidik, konten yang mengutamakan popularitas/sensasi semata daripada kualitas, tentu ini berdampak bagi viewersnya. Bagaimana tips supaya ruang digital kita sekarang dipenuhi konten-konten positif/berkualitas.

Alrido Pradanar memaparkan, “Memang sekarang banyak sekali konten-konten yang tidak sesuai dengan bangsa kita. Hal ini karena terbukanya akses dari medsos bisa dari manapun. Untuk membuat konten untuk balik ke diri kita mau yang positif atau sebaliknya. Kalau saya, dengan memilih yang positif dan bermanfaat. Ingat, ketika kita upload konten di medsos, yang menikmati bukan hanya kita dan teman dekat tetapi bisa diakses oleh siapapun. Mari, kita upload atau sharing yang baik-baik di sosmed. Dan kita juga harus konsumsi hal-hal yang positif juga di internet”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.