Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Bojonegoro, (25/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Patricia Oxanna, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nisfu Asrul Sani, DR. Devie Rahmawati, Romzi Ahmad, Arumi Bachsin Emil Dardak, S.E. dan Jang Hansol (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Salurkan Hobi Di Dunia Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 3442 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Nifsu Asrul adalah Kita tahu bahwa anak-anak sebetulnya kalau memakai gadget harus dalam pemantauan orang tua, namun apabila si anak sudah terlanjur kecanduan bermain digadget karena keteledoran orang tua. Bagaimana cara mengatasi anak-anak yang terlanjur kecanduan gadget (Permainan) bahkan sampai lupa kewajibannya sebagai pelajar dan ketika dinasehati menjadi tantrum? dan bagaimana seharusnya orang tua harus berperan dalam hal ini?

Nifsu Asrul mengatakaan, “Ini hanya permasalahan umum hampir semua orang tua, guru, dosen mengalami hal yang serupa kawasannya anak didiknya anak-anak kecanduan gadget ya kalau ada kurang perawatan jalan dari saya yang pertama ini. Mari kita diskusi anak dengan orang tua nya ya ini cuman masalah komunikasi aja antara orang tua dan anak secara manual. Ada batas waktunya kapan bisa dimulai kapan selesainya yang pertama sebelum kita melangkah atau tindakan preventif”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.