Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Ponorogo, 29/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E., CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Inayah Sri Wardhani, S.Psi., Bambang Setyo Utomo, M.I.Kom., Kang Opik, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dan Alfian Arif Bintara.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Ciptakan Peluang Melalui Literasi Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 540 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Inayah Sri Wardhani, S.Psi. adalah Apakah sistem penjualan di marketplace itu ikut serta dalam memajukan UMKM di Indonesia? Lalu peluang penjualan yang seperti apa cepat dan berkembang pesat dalam memajukan UMKM saat pandemi seperti ini?

Inayah Sri Wardhani memaparkan, “Marketplace tentu turut serta dalam memajukan UMKM di Indonesia, hal ini dibuktikan dengan adanya kerjasama marketplace dengan Dinas Perindustrian terkait. Marketplace juga memiliki pasar yang sangat luas, tidak hanya nasional melainkan juga internasional. Kemudian, selalu ciptakan produk yang sesuai dengan passion anda. Jika memungkinkan, maka berkontribusilah dalam mengedepankan local wisdom. Pasarkan produk Anda di waktu yang tepat, dengan begitu produk Anda dapat terjual lebih cepat dan tepat sasaran”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.