Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (30/9).

Acara dipimpin oleh Moderator Iman Dwihartanto,CPS®., Cht., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Muh. Fuad Al Haris., Lintang Ratri Rahmiaji., Sawitri Wulansari S.Psi, MM., Indriyatno Banyumurti., dan Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Era Teknologi Bebas Namun Tanggung Jawab dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 330 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Muh. Fuad Al Haris adalah, Sejumlah sektor industri nasional telah siap memasuki era Industry 4.0. Beberapa di antaranya seperti industri semen, petrokimia, otomotif, serta makanan dan minuman. dengan perkembangan teknologi yang sehebat ini, Apakah skill SDM Indonesia mampu untuk mengembangkan teknologi ini, mengingat masih banyak SDM yang mengetahui era digital hanya sosial media belaka? Dan bagaimana upaya pemerintah untuk meyakinkan teknologi ini ke warga digital?

Muh. Fuad Al Haris menjelaskan, “Kita optimis SDM di Indonesia untuk masuk di era teknologi digital. Program Literasi Digital ini juga menjadi bagian upaya pemerintah sosialisasi tentang kemampuan digital kepada pengguna internet dan sosial media. Di kampus misalnya banyak kegiatan pembelajaran juga menggunakan basis teknologi. Selain itu dengan akses internet kita bisa berkomunikasi dengan pakar di berbagai belahan dunia. Pemerintah serius mengedukasi masyarakat secara nasional”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.