Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (2/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Mirda Tri Aries Chandra, S.Pi., CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Muh. Badril Riza, S.Psi, Bawinda Lestari, M.Psi., CPS., Cht, Dr. Desi Rahmawati, M.Pd, Pradipta Nugrahanto dan Nimas Maulidiyati.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Produktif Di Masa Pandemi Dengan Literasi Digital” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 717 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Muh. Badril Riza, S.Psi adalah Bagaimana jika pelaku cybersex ini punya notaben yg memang dikenal memiliki iman yang kuat, karena background personalnya adalah orang paham agama dan setiap harinya taat beribadah tapi di balik itu semua masih punya kecenderungan ketagiah untuk melakukan sikap menyimpang secara sembunyi. Ketika selerti itu bagaimana solusinya.

Muh. Badril Riza mengatakan, “Keimanan seseorang merupakan urusan pribadi setiap individu. Yang bisa kita lakukan adalah dengan membantu mengingatkan dengan cara yang baik, serta selalu edukasi mengenai bahayanya dunia cybercrime agar yang bersangkutan dapat memperhitungkan setiap perbuatannya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.