Marketplus.id – Ancaman era digital ini apabila kita tidak bisa memanfaatkannya dengan baik, terutama dalam bidang pekerjaan karena beberapa sumber daya manusia di masa depan akan dikurangi. Terlebih ketika kita tidak paham digital akan menjadikan kita tergerus zaman.

“Di dunia digital ini bebas untuk memilih. Kita mau menonton hal positifkah atau sebaliknya. Itu adalah kebebasan di era digital ini dan kita harus memanfaatkannya dengan tepat,” ujar Alvin Al-Huda selaku Founder CV. Huni Raya Group sekaligus pembicara dalam Webinar Literasi Digital di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (04/10/2021).

Alvin menyampaikan, terdapat 5 jenis pekerjaan yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini. Di antaranya:

  1. Web Developer

Orang yang bertugas untuk membuat dan memelihara website. Dengan go digital ini, banyak perusahaan yang membutuhkan website. Di era digital seperti sekarang, web developer sangat dibutuhkan. Kita harus paham mengenai hosting, domain, wordpress, dan coding.

2. Cyber Security

Hal ini bisa disamakan sebagai satpam yang mengamankan data-data dan informasi di ruang digital. Banyaknya permasalahan di dunia digital ini menjadikan cybersecurity ini sangat dibutuhkan.

3. Content Creator

Perusahaan masa kini sangat membutuhkan content creator untuk membuat konten di media sosial. Di era digital, konten menjadi salah satu cara untuk meningkatkan engagement dan mendatangkan konsumen yang potensial bagi perusahaan.

4. Social Media Specialist

Bertugas untuk mengunggah konten-konten yang telah dibuat oleh content creator. Nantinya, social media specialist juga perlu menggunakan hashtag yang tepat, menganalisa konten kompetitor, mengatur strategi kampanye di media sosial, sekaligus menganalisa target audience.

5. SEO Specialist

Search Engine Optimization (SEO) perlu memahami terkait tren. SEO ini mengharuskan sebuah website muncul pada halaman pertama mesin pencarian dengan mengandalkan kata kunci yang tepat. Tujuannya, agar produk mudah ditemukan pembeli dan meningkatkan peluang untuk diakses oleh konsumen.

“Kita bisa memanfaatkan digital sebagai tempat marketing dengan keahlian-keahlian seperti SEO specialist, content creator, atau social media specialist. Lama-kelamaan nanti kita akan paham dengan dunia digital karena banyak pekerjaan yang digantikan sistem digital,” tutur Alvin.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (04/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Moh. Rizki Firdaus (Direktur Utama CV Kreasi Anak Indonesia), Maria Anishya (Dosen Komunikasi STT Malang), Pinctada Putri Pamungkas (Dosen Teknologi Hasil Pertanian ITSNU Pasuruan), dan Muhammad Iqbal Darmawan sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.