Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Pasuruan, (5/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Lilies Rolina S.sos,MM, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Aini Sukriah,M.Pd.I, Firdaus Rahman, Dr. (c) Havid Han, M.M., Yusuf Satria dan Praseno Nugraha.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Pentingnya Literasi Digital“ dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 124 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Praseno Nugraha adalah untuk menjadi konten creator diberbagai platform, seberapa penting untuk konsisten terhadap apa yang akan kita buat dalam berkarya.

Praseno Nugraha menuturkan,”Saran saya jangan terlalu fokus pada satu platform saja. kemarin malam, FB, IG , Youtube sedang down. beberapa saat. Saran saya buatlah konten di beberapa platform. orang yang tidak punya Tiktok, tidak bisa memberi tau mereka yang punya Tik Tok. Rajin posting ini adalah penting, konsistensi ini menunjukkan kepercayaan audiens. dan peluang untuk mendapatkan followers atau subscribers. Tantangan dari pemula yang tidak artis. kita sebagai content creator yang notabene bukan artis , kita harus tetap konsisten dengan konten yang bermanfaat. sehingga penonton merasa hidupnya lebih terbantu. dan tanamkan bahwa kita itu sedekah ilmu, namanya sedekah tidak mengharapkan imbalan. Dengan begitu kita jauh lebih cepat berkembang”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.