Marketplus.id – Komunitas adalah suatu kelompok sosial di suatu masyarakat yang terdiri dari beberapa individu yang saling berinteraksi di lingkungan tertentu dan umumnya para anggotanya memiliki ketertarikan yang sama, misalnya kesamaan minat atau kesamaan profesi.

Rahmat Ika Pakih, Paktisi Wirausaha, menjelaskan, suatu komunitas terbentuk karena adanya keinginan dari para anggotanya untuk mencapai tujuan tertentu yang telah disepakati bersama. Selain itu, komunitas juga bertujuan untuk saling memberikan bantuan sesama anggotanya sehingga dapat berkembang bersama-sama, contohnya dalam komunitas bisnis.

“Di tengah pandemi virus corona, peran komunitas bisa menjadi media ampuh dalam strategi pemasaran, gunanya untuk melibatkan anggotanya secara aktif. Ajakan yang dilakukan pun tidak memaksa, informasi yang diberikan lebih bermanfaat, baik bagi pelaku usaha, konsumen, maupun pasar,” ujar Rahmat, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Senin (11/10/2021).

Ia juga menerangkan, melalui komunitas, komunikasi antaranggota jadi makin mudah dan membantu usaha agar bisa mendapatkan input berharga dalam meningkatkan kualitas produk atau layanan. Termasuk juga dalam kepentingan berbisnis. Komunitas bisnis ini seringkali menjadi wadah bagi mereka untuk bertemu dan bertukar pikiran demi kemajuan bisnis masing-masing.

“Dalam bisnis online, komunitas yang kamu ikuti dapat memberikan pengaruh besar dalam bisnismu karena mereka bisa memberikanmu akses untuk bertemu dengan ahli atau pakar dalam dunia bisnis, menjadi rekan untuk melakukan kolaborasi, atau mereka bisa menjadi mentor yang mengajarimu satu dua hal tentang berbisnis,” terangnya.

Berikut beberapa peran komunitas dalam menjalankan usaha, seperti:

  • Memperluas jaringan

Dalam komunitas kita berkesempatan mengenal rekan-rekan pebisnis lain dan menemukan banyak manfaat. Punya hubungan yang kuat dengan mereka dapat membuka peluang bisnis baru. Komunitas bisa menjadi tempat mengajak rekan-rekan pebisnis untuk membuat promosi atau kegiatan penjualan bersama. Misalnya, jika berjualan online jaket, bisa berkerjasama dengan toko online lain yang menjual topi untuk membuat paket spesial.

  • Menambah wawasan

Ketika mengikuti komunitas bisnis, kita akan bertemu orang-orang dari berbagai macam latar belakang. Mengenal mereka menjadi kesempatan berharga karena mereka membawa informasi dan pengalaman, baik pada bisnis yang sama atau sama sekali berbeda. Karena itu, bukalah pikiran dalam diskusi bersama mereka. Siapa tahu ada yang bisa diterapkan untuk strategi bisnis kita.

  • Meningkatkan kepercayaan diri dalam berbisnis

Bergabung dalam komunitas akan membuat kita menemukan rasa memiliki serta dukungan dan motivasi dari banyak orang. Kalau kita pernah memiliki pertanyaan tertentu seputar bisnis online yang tidak kita ketahui jawabannya, bisa mengajak rekan-rekan komunitas berdiskusi dan memecahkannya bersama.

  • Menambah khalayak yang mengenal brand kita

Khalayak akan mendatangi bisnis yang aktif melakukan branding, karena itu komunitas dapat menjadi salah satu tempat untuk memperkenalkan bisnis kita.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Senin (11/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Maria Anishya (Dosen Praktisi Komunikasi Broadcasting & Host), Darwin Tenironama (Managing Director IMS Hospitality Management Consulting), Firman Aditya Rakasiwi (Trainer IT dan Penulis Buku Informatika IGTIK PGRI), dan Meitha Kurniasari (Experienced Secretary to BOD) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.