Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Kediri, (12/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Diyah Wahyuningtyas, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Dr. Nur Miftahul Fuad, M.Pd , Mira N Sahid, S.Pd, Akhmad Firmannamal, Ph.D dan Rizky Ardi Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Literasi Digital Tanpa Pandang Bulu dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 3138 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Jacob Win adalah sebagai fresh graduate skill apa saja yang paling dibutuhkan/dicari oleh perusahaan selain skill it/komputer. Karena masih banyak fresh graduate yang belum mengetahui yang dibutuhkan/dicari perusahaan itu skill seperti apa. Dan skill tersebut bisa kita pelajari dimana?

Jacob Win menerangkan, “Memang fresh graduate lebih challenging. Misalnya, saya pemilik perusahaan, saya akan mencari yang tidak harus berpengalaman ini juga senada dengan hasil penelitian bahwa yang banyak dibutuhkan adalah staff. Lalu, apa yang dicari? Yang punya skill teknis maka harus disesuaikan dengan pendidikan formal dan perusahaan. Serta tak kalah penting adalah soft skill yang meliputi teamwork dan communication. Serta itu bisa dipelajari di banyak tempat seperti pelatihan-pelatihan. Kemudian, yang dipertimbangkan lagi adalah jejak digital, yaitu dengan meminta calon pekerja untuk mencantumkan alamat medsos. Jejak digital ini penting untuk fresh graduate agar perusahaan semakin bisa mendapatkan wawasan mengenai calon karyawan yang fresh graduate itu”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.