Markeptlus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (14/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhammad Ilham Perkasa, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Haedar Wahyu, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M., Bagaskoro, S.Kom., MM. dan Ditta Amelia Saraswati (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Euphoria Dalam Bermedia Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 230 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M. adalah  bagaimana cara kita keluar dari pemikiran yang menganggap kita ini tidak mampu?

Rovien Aryunia menuturkan, “Harus ingat bahwa mereka yang sukses ini dulunya juga serba terbatas. Semuanya itu mungkin. Kita bisa, tergantung pada diri kita sebenarnya. Batasan itu dari kita sendiri. Ciptakan mindset yang baik, untuk bisa melangkah dengan nyaman.Pahami passion kita, ingin dalami apa, agar bisa jalani dengan bahagia. Tentukan target pasarnya siapa. Juga tawarkan keunikan dari kita. Ikut komunitas yang tepat. Jangan ragu untuk minta masukan dari orang yang tepat”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.